RSS
Wecome to my Blog, enjoy reading :)

Monday, November 24, 2008

Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu!Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh dihatimu.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.

Akan tiba saatnya di mana kita harus berhenti mencintai seseorang bukan karena kita putus asa mencintainya, melainkan karena kita menyadari bahwa orang yang kita cintai akan lebih bahagia apabila kita melepaskannya.

Cinta layaknya alunan musik yang mengalun, suara hati adalah irama pengiring yang paling indah. Karena itu nyanyikanlah cinta dengan suara hatimu yang paling murni, maka akan terciptakan suatu alunan irama musiknya yang paling indah....

Cintailah dia atas nama cintamu... Jagalah cintamu atas nama jiwamu...Berikanlah kebahagiaan bagi cintamu atas nama hidupmu...Dan jaminlah cintamu atas nama kesucian hati.

Kasih... Aku rindu padamu saat aku sedih. Aku rindu padamu saat aku sendiri.Tapi aku paling merindukanmu disaat aku bahagia.

Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya merekalah itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.

Cinta dimulai dengan senyuman, tumbuh dengan ciuman dan berakhir dengan tetesan air mata.

Cinta datang cepat tapi pergi juga dengan cepat, di saat dia meninggalkanmu janganlah bersedih... Tapi saat ia kembali, berarti ia adalah belahan jiwamu... maka cintailah ia.

Kasih... kau bagaikan air yang sejuk di hari yang panas, yang memberikan kesejukan di dalam hatiku.

Aku memujamu bukan atas nama keindahan. Aku memujamu bukan pula atas nama cinta. Aku memujamu atas nama sesuatu yang telah aku bunuh namun tetap saja hidup. Apakah itu cinta?

Cinta bisa disembunyikan dengan kata-kata, tapi tatapan mata cinta sulit disembunyikan.

Cinta bukan hanya saling memandang satu sama lain, namun bersama-sama melihat satu tujuan.

Nafsu adalah emosi, cinta adalah pilihan.

Ragukan Bintang itu Api, Matahari itu panas; Ragukanlah Laut itu air, tapi jangan ragukan cintaku padamu. (Hamlet, dalam Iliad)

Ketika tiba perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan tampak lebih nyata dari kejauhan, seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran. (Kahlil Gibran)

0 care about me:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Copyright 2009 luahan hati.... Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Ezwpthemes